Puisi Persatuan: Ujung Pemilu Untuk Bersatu

Puisi Persatuan: Ujung Pemilu Untuk Bersatu

masrofiq.com
27/04/19


Bicara politik memang sangat menggelitik
Membuat kita menjadi sangat tertarik
Kemarin kita sudah memilih wakil rakyat
Dalam pemilu yang khidmat

Pemilu bukan tempat berseteru
Ini sebuah pesta demokrasi
Momen lima tahunan demi memilih pemimpin

Namun...
Saat pertarungan politik semakin memuncak
Atmosfer polarisasi semakin membuat sesak.

Persatuan kita kini seperti terus di uji
oleh berbagai profokasi yang tiada henti.

Apapun bisa menjadi bahan pertengkaran
Tapi jangan sampai karena perbedaan pilihan menjadikan perseteruan.

Inilah saatnya untuk merajut kembali untaian benang persatuan.
Walau berbeda pilihan sejatinya adalah sebuah keniscaan.

Perbedaan tidak boleh berujung perpecahan.
Kita boleh berbeda arah
Tapi bangsa tidak boleh terbelah.

Momen ini upaya untuk bersatu
merajut kembali harmonisasi kehidupan.
Momen ini akan menjadi ruang kontemplasi
Untuk introspeksi sebagai penghuni negeri ini.

Pilihan bolehlah beda
tapi kita tetap saudara
Cebong dan kampret biarlah berlalu
karena 01 dan 02 telah usai
Sekarang tinggallah 03
Persatuan Indonesia

Bangilan, 27 April 2019