Sajak Petani Mensyukuri Hujan

Sajak Petani Mensyukuri Hujan

masrofiq.com
25/01/20


Hujan yang selalu dinanti ketika kemarau berkepanjangan melanda. Puji syukur Tuhan telah membasahi ladang dan sawah kami, hingga kami mampu bercocok tanam padi. Semuanya itu untuk menghidupi keluarga dan masyarakat luas.

Setelah sekian lama sawah dan ladang kami kering keronta tanpa ada tanaman apapun. Setelah hujan Kau turunkan selayak kami mempunyai harapan baru. Harapan untuk hidup dan menghidupi, harapan untuk tumbuh dan berkembang.

Tuhanku sudah memudahkan jalan kami dan janganlah ada makhluk Tuhanku yang berakal mempersulit pekerjaan kami untuk memenuhi kebutuhan hidup kami, makhluk sebagai pembuat kebijakan di negeri ini mudahkanlah keperluan kami dan jangan selalu kalian persulit.

Sejenak kuteringat bagaimana keteguhan kami untuk menjaga dan merawat alam ini. Menikmati hasil alamnya tanpa merusaknya, mensyukuri karunia tanpa harus mengkufurinya. Puji syukur Allah SWT.

"Sawahe diladoni, Winihe dibanyoni, Tanine dilakoni, Panene mugi mberkahi" (Amiin)