Saatnya Aksi Untuk Indonesia Bebas Sampah

Saatnya Aksi Untuk Indonesia Bebas Sampah

masrofiq.com
31/08/18


masrofiq.com - Kita semua sadar permasalahan sampah merupakan salah satu dari permasalahan sosial yang sudah sangat kompleks di bumi pertiwi Indonesia. Tak hanya kota-kota besar tapi di kota-kota kecil pun masalah sampah juga menjadi pembahasan tersendiri yang perlu dicari jalan keluarnya. Penyebab munculnya sampah tak lain dan tak bukan adalah perilaku sosial masyarakat yang seringkali masih belum sadar dalam mengelola sampahnya. Akibatnya, tak jarang masalah ini merambat kepada permasalahan lainnya dan merugikan masyarakat.

Seiring dengan pertumbuhan penduduk dan perputaran penduduk di Indonesia, jumlah sampah pun semakin meningkat dari waktu ke waktu. Sebagai salah satu contohnya di Jakarta dengan kepadatan penduduk yang cukup tinggi, permasalah sampah selalu menjadi perbincangan publik jakarta. Batar Gebang menjadi bukti nyata bagaimana sampah itu menumpuk dan menggunung. Padahal sampah yang telah lama menumpuk dapat menyebabkan munculnya berbagai penyakit hingga pencemaran lingkungan, termasuk banjir.

Banyak fakta yang cukup mengejutkan mengenai sampah yang ada di daerah-daerah yang memiliki kepadatan penduduk yang tinggi. Salah satunya adalah jumlahnya yang begitu menggunung, baik itu sampah tersebut terdiri dari sampah yang mudah membusuk dan sampah yang tidak bisa terurai sama sekali. Menlihat pengelolaan sampah saat ini masih mengedepankan pola kumpul, angkut dan buang, sungguh tidak cukup solutif untuk mengatasi masalah ini. Terlebih lagi masih banyak kota-kata atau daerah yang bergantung pada tempat pembuangan sampah akhir yang sistem pengelolaan sampahnya pun belum begitu teratur.

Masalah sampah ini akhirnya dapat merambat kepada aspek sosial lainnya, seperti masalah lingkungan hingga kesehatan. Sampah yang menumpuk tidak jarang menyumbat saluran air hingga berdampak buruk pada lingkungan. Pembusukan yang terjadi pada sampah pun menyebabkan bau yang tak sedap hingga menyebabkan gangguan pernafasan. Selain itu, cairan yang dihasilkan oleh sampah juga dapat menyebabkan pencemaran lingkungan lewat kontaminasi air tanah.

Berangkat dari kenyataan akan fakta sampah yang sudah terlalu larut, tidak diragukan lagi bahwa Indonesia membutuhkan solusi yang tepat dalam menanggulangi sampah dan mewujudkan Indonesia Bebas Sampah. Salah satunya adalah dengan memberikan edukasi mengenai pola pengelolaan sampah yang lebih efektif untuk mengatasi masalah tersebut dengan reuse dan recycle.

Banyaknya sampah yang ditemukan di lingkungan kita merupakan hasil sampah yang diproduksi oleh masyarakat dalam jumlah besar tanpa diimbangi oleh kesadaran dalam mengelola sampahnya. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi dari banyak elemen untuk mendukung edukasi berkelanjutan dalam pengelolaan sampah tersebut, agar masyarakat memiliki kesadaran untuk mengubah perilakunya dan bertanggung jawab dalam mengelola sampahnya.

Tanggap dalam mengelola sampah memang terdengar sedikit berbelit untuk dilakukan. Namun, melalui edukasi untuk mengenal konsep tentang sampah lebih jauh dapat membantu masyarakat menyadari akan pentingnya pengelolaan sampah.

Untuk itu, dibutuhkan aksi nyata dalam penanggulangan masalah ini. Ketika yang menjadi faktor penyebab utamanya adalah perilaku sosial masyarakat, sudah seharusnya dengan perlahan untuk mulai mengubah perilaku sosial masyarakat terhadap sampah. Terlebih pada kesadaran yang kuat dalam diri sendiri terhadap masalah sampah agar tidak lagi membuang sampah sembarangan dan mau belajar terhadap pengelolaan sampah dan proses penanggulangan sampah yang semakin menggunung. (Fiq)